Syarif Miftahudin's Blog: Imunologi
Showing posts with label Imunologi. Show all posts
Showing posts with label Imunologi. Show all posts

Thursday, August 4, 2022

Mekanisme Kerja dari Sel Treg Terkait Toleransi Imunologi
7:10:00 AM0 Comments

 

Jelaskan mekanisme kerja dari sel Treg terkait toleransi imunologi.


  1. Mekanisme kerja dari sel Treg terkait toleransi imunologi:

       Sel Treg memproduksi sitokin imunosupresif IL-10 dan TGF-β.

IL-10 menghambat ekspresi kostimulator dan MHC kelas II pada sel dendritik dan sel makrofag sehingga tidak terjadi aktivasi. TGF-β menghambat proliferasi dan fungsi efektor dari sel T, dan juga menghambat aktivasi makrofag.

       Sel Treg mampu mengurangi kemampuan dari sel APC (antigen-presenting cell) dalam menstimulasi sel T. Sel Treg menghambat secara kompetitif ikatan dari CD-28 yang dimiliki oleh sel B agar tidak berikatan dengan molekul kostimulator B7 yang dimiliki oleh sel APC, sedangkan molekul B7 akan berikatan dengan CTLA-4 yang dimiliki oleh Treg.

       Sel Treg banyak menghabiskan IL-2 dari sel T yang lain di sekitarnya.

Sel Treg menghambat sel T lain untuk berproliferasi, karena Treg memiliki banyak reseptor IL-2 di permukaan selnya sehingga menghabiskan IL-2 yang seharusnya digunakan oleh sel T lainnya justru digunakan oleh sel Treg, sehingga sel T yang mengenali antigen diri tersebut tidak mampu bertahan hidup dan tidak dapat menjalankan fungsinya.

Reading Time:

Sunday, July 31, 2022

Pembentukan dan Penjagaan dari Sel Treg
7:08:00 AM0 Comments


Jelaskan pembentukan dan penjagaan dari sel Treg.


Pembentukan sel Treg dimulai pada saat proses toleransi sentral di organ limfoid primer, dimana sel-sel limfosit dikenalkan dengan antigen diri. Sel-sel limfosit yang mampu mengenali antigen diri akan mengalami apoptosis atau mengalami perubahan reseptor, namun beberapa sel yang mampu mengenali antigen diri tersebut dapat lolos menuju jaringan perifer dan berdiferensiasi menjadi sel Treg yang mampu mensupresi fungsi sel limfosit yang lain.


Sel Treg mampu bertahan hidup dan melaksanakan fungsinya membutuhkan IL-2 (Interleukin-2). Ketika terdapat sel T yang mengenali antigen diri maka secara normal sel T tersebut akan memproduksi IL-2 untuk menginduksi proliferasi dan diferensiasi dari sel T tersebut. Namun, IL-2 justru berikatan dengan IL-2 reseptor yang dimiliki oleh sel Treg karena sel Treg memiliki reseptor IL-2 yang banyak. Sehingga sel Treg mampu berproliferasi serta berdiferensiasi untuk bertahan hidup dan melaksanakan fungsinya.

Reading Time:

Friday, April 15, 2022

Mengapa Sistem Imun Bawaan dan Adaptif Tidak Bisa Dipisahkan Secara Tegas?
1:57:00 PM0 Comments


Sistem imun bawaan dan adaptif tidak bisa dipisahkan secara tegas dan akan saling mempengaruhi. Berikan contoh dan jelaskan pernyataan tersebut.

Sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif tidak dapat dipisahkan secara tegas karena dalam proses pengaktifan sistem imun adaptif membutuhkan sel APC (antigen-presenting cell) yang berasal dari sistem imun bawaan. Sel APC, misalnya sel makrofag dan sel dendritik, akan memfagositosis antigen dan mengenalkannya kepada sel limfosit. Setelah limfosit mengenali antigen yang dipresentasikan oleh APC melalui molekul MHC (major histocompatibility complex), maka sistem imun adaptif dapat teraktifkan. Proses imunitas adaptif tidak dapat terjadi apabila tidak ada sel APC yang menginisiasi dan menjembatani antara sistem imun adaptif dan sistem imun bawaan.

Apabila anda menemukan ketidaksesuaian informasi dalam tulisan ini anda dapat menuliskannya pada kolom komentar untuk perbaikan kami. Terima kasih.
Reading Time: