Syarif Miftahudin's Blog: Kimia
Showing posts with label Kimia. Show all posts
Showing posts with label Kimia. Show all posts

Monday, November 7, 2016

SMS Ucapan Selamat Hari Raya ala Anak Kimia
7:45:00 AM1 Comments
Saat Larutan Penyangga tidak bisa menstabilkan hati, mari Menghidrolisis dosa dengan menambah Molaritas larutan pahala, menjadikan pahala² kita seperti butiran Koloid yang mempunyai Gerak Brown dan selalu tersinari oleh Efek Tyndall.

Dengan ketaatan seperti pada Kovalen Non Polar dan Mengaugmentasi pahala menjadi ibadah yang tidak bisa di Encerkan. Menyusun jadwal ibadah seperti Tabel Periodik dan mengintrospeksinya seperti Bilangan Kuantum.

Segeralah kita Mengelektroforesis agar tidak mengikuti yang buruk dan kuatlah seperti Basa dan Asam Kuat yang selalu berpegang teguh pada Rantai Panjang Hidrokarbon. Mari kita semua menjaga hati kita dengan Reaksi² yang baik agar tercipta Larutan yang Stabil.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1437 H

Mohon Maaf Lahir dan Batin


Keyword: sms ucapan selamat hari raya idul adha tentang kimia pesan singkat ala anak kimia sms ucapan selamat hari raya idul fitri teknik kimia mahasiswa ilmu kimia murni dan terapan idul adha romadhon 1437 hijriyah minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin

Reading Time:

Saturday, October 10, 2015

Arti Warna di Dasar Kemasan Pasta Gigi (odol)
12:46:00 PM0 Comments
TOLONG DISHARE KE TEMAN2 ANDA

Apakah anda pernah menyadari bahwa ada perbedaan warna yang terletak di dasar kemasan pasta gigi (odol)??

Apa makna dari warna-warna tersebut:

Hijau: Alami.
Biru: Alami & Ada zat obat2an.
Merah: Alami & Ada komposisi kimia sintesis(buatan).
Hitam : Murni bahan kimia


Ayo cek pasta gigi anda sekarang dan lakukan pengamatan dengan teliti. Selalu berhati-hati atas apa yang anda konsumi!

Silahkan dishare jika anda peduli dengan kesehatan teman2 anda!
Reading Time:

Wednesday, February 12, 2014

Tata Nama Senyawa Kimia
7:14:00 PM0 Comments

a)      Senyawa Molekul (Senyawa Kovalen) Biner

Senyawa biner  adalah senyawa yang hanya terdiri dari dua jenis unsur,misalnya air (H2O), amonia (NH3), dan metana (CH4).
(1)   Rumus Senyawa
Unsur yang terdapat lebih dahulu dalam urutan berikut ditulis di depan.
B – Si – C – S – As – P – N – H – S – I – Br – Cl – O – F
Contoh:
Rumus kimia amonia lazim ditulis sebagai NH3 bukan H3N dan rumus kimia air lazim ditulis sebagai H2O bukan OH2
(2)   Nama Senyawa
Nama senyawa kovalen biner dari dua jenis nonlogam adalah rangkaian nama kedua jenis unsur dengan akhiran ida pada nama unsur yang kedua.
Contoh:
  • HCl = hidrogen klorida
  • H2S = hidrogen sulfida
Jika pasangan unsur yang bersenyawa membentuk lebih dari satu jenis senyawa, maka senyawa-senyawa itu dibedakan dengan menyebutkan angka indeks dalam bahasa Yunani sebagai berikut:

Reading Time:

Friday, January 24, 2014

Rangcangan Alat Uji Daya Hantar Listrik Larutan
7:06:00 PM0 Comments
Rancangan Percobaan :
a. Alat dan Bahan :
Alat :
· Sumber arus DC (Adaptor)
· Kabel
· Gelas Kimia
· Bola Lampu
· Elektroda karbon
· Kertas tisu
Reading Time:

Monday, July 29, 2013

Kandungan Kimia Dalam Asap Rokok
5:24:00 PM0 Comments
Merokok sangat berbahaya dan merusak kesehatan. Asap rokok bertanggung jawab terhadap lebih dari 85% kanker paru-paru dan berhubungan dengan kanker mulut, faring, laring, aesofagus, lambung, pankreas, mulut, saluran kencing, ginjal, ureter, kandung kemih dan usus. Asap rokok dihubungkan dengan leukemia. Bagian dari aspek karsinogenik dari asap rokok, berhubungan terhadap peningkatan resiko penyakit kardiovaskuler (termasuk stroke), kematian tiba-tiba, tahanan jantung, penyakit pembuluh perifer dan aneurisme aorta


Rokok mengandung kurang lebih 4000 lebih elemen-elemen dan setidaknya 200 diantaranya berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. Selain itu, dalam sebatang rokok juga mengandung bahan-bahan kimia lain yang tak kalah beracunnya.
Zat-zat beracun yang terdapat dalam rokok antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Karbon monoksida (CO). Gas CO adalah sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Gas CO yang dihasilkan sebatang rokok dapat mencapai 3 – 6%, gas ini dapat di hisap oleh siapa saja. Oleh orang yang merokok atau orang yang terdekat dengan si perokok, atau orang yang berada dalam satu ruangan. Seorang yang merokok hanya akan menghisap 1/3 bagian saja, yaitu arus yang tengah atau mid-stream, sedangkan arus pinggir (side – stream) akan tetap berada diluar. Sesudah itu perokok tidak akan menelan semua asap tetapi ia semburkan lagi keluar. Gas CO mempunyai kemampuan mengikat hemoglobin (Hb) yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) lebih kuat dibanding oksigen, sehingga setiap ada asap rokok disamping kadar oksigen udara yang sudah berkurang, ditambah lagi sel darah merah akan semakin kekurangan oksigen, oleh karena yang diangkut adalah CO dan bukan O2 (oksigen). Sel tubuh yang menderita kekurangan oksigen akan berusaha meningkatkan yaitu melalui kompensasi pembuluh darah dengan jalan menciut atau spasme. Bila proses spasme berlangsung lama dan terus menerus maka pembuluh darah akan mudah rusak dengan terjadinya proses aterosklerosis (penyempitan). Penyempitan pembuluh darah akan terjadi dimana-mana. Di otak, di jantung, di paru, di ginjal, di kaki, di saluran peranakan, di ari-ari pada wanita hamil.
  2. Nikotin. Nikotin yang terkandung di dalam asap rokok antara 0.5 – 3 ng, dan semuanya diserap, sehingga di dalam cairan darah atau plasma antara 40 – 50 ng/ml. Nikotin bukan merupakan komponen karsinogenik. Hasil pembusukan panas dari nikotin seperti dibensakridin, dibensokarbasol, dan nitrosamin-lah yang bersifat karsinogenik. Pada paru, nikotin dapat menghambat aktivitas silia. Seperti halnya heroin dan kokain, nikotin juga memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif. Perokok akan merasakan kenikmatan, kecemasan berkurang, toleransi dan keterikatan fisik. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sekali merokok susah untuk berhenti. Efek nikotin menyebabkan perangsangan terhadap hormon kathekolamin (adrenalin) yang bersifat memacu jantung dan tekanan darah. Jantung tidak diberikan kesempatan istirahat dan tekanan darah akan semakin meninggi, berakibat timbulnya hipertensi. Efek lain merangsang berkelompoknya trombosit (sel pembekuan darah), trombosit akan menggumpal dan akhirnya akan menyumbat pembuluh darah yang sudah sempit akibat asap yang mengandung CO yang berasal dari rokok.
  3. Tar. Tar adalah sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Kadar tar pada rokok antara 0,5-35 mg per batang. Tar merupakan suatu zat karsinogen yang dapat menimbulkan kanker pada jalan nafas dan paru-paru.
  4. Kadmium. Kadmium adalah zat yang dapat meracuni jaringan tubuh terutama ginjal.
  5. Akrolein. Akrolein merupakan zat cair yang tidak berwarna seperti aldehid. Zat ini sedikit banyak mengandung kadar alcohol. Artinya, akrolein ini adalah alcohol yang cairannya telah diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.
  6. Amoniak. Amoniak merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hydrogen. Zat ini tajam baunya dan sangat merangsang. Begitu kerasnya racun yang ada pada ammonia sehingga jika masuk sedikit pun ke dalam peredaran darah akan mengakibatkan seseorang pingsan atau koma.
  7. Asam Format. Asam format merupakan sejenis cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat membuat lepuh. Cairan ini sangat tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat menyebabkan seseorang seperti merasa digigit semut.
  8. Hidrogen Sianida/HCN. Hidrogen sianida merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki rasa. Zat ini merupakan zat yang paling ringan, mudah terbakar dan sangat efisien untuk menghalangi pernapasan dan merusak saluran pernapasan. Sianida adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja sianida dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.
  9. Nitrous Oxid. Nitrous oxide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, dan bila terhisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan menyebabkan rasa sakit. Nitrous oxide ini adalah sejenis zat yang pada mulanya dapat digunakan sebagai pembius waktu melakukan operasi oleh dokter.
  10. Formaldehid. Formaldehid adalah sejenis gas tidak berwarna dengan bau tajam. Gas ini tergolong sebagai pengawet dan pembasmi hama. Gas ini juga sangat beracun keras terhadap semua organisme hidup.
  11. Fenol. Fenol adalah campuran dari kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organic seperti kayu dan arang, serta diperoleh dari tar arang. Zat ini beracun dan membahayakan karena fenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktivitas enzim.
  12. Asetol. Asetol adalah hasil pemanasan aldehid (sejenis zat yang tidak berwarna yang bebas bergerak) dan mudah menguap dengan alcohol.
  13. Hidrogen sulfida. Hidrogen sulfida adalah sejenis gas yang beracun yang gampang terbakar dengan bau yang keras. Zat ini menghalangi oksidasi enzim (zat besi yang berisi pigmen).
  14. Piridin. Piridin adalah sejenis cairan tidak berwarna dengan bau tajam. Zat ini dapat digunakan mengubah sifat alcohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.
  15. Metil Klorida. Metil klorida adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu antara hydrogen dan karbon merupakan unsurnya yang utama. Zat ini adalah senyawa organic yang beracun.
  16. Metanol. Metanol adalah sejenis cairan ringan yang mudah menguap dan mudah terbakar. Meminum atau menghisap methanol mengakibatkan kebutaan dan bahkan kematian.
Reading Time:

Thursday, March 22, 2012

Puisi : Kimia
1:18:00 PM 2 Comments
Kimia
Karya Ikhtiar Anugerah Hidayat

hidup ini bagaikan hukum ketetapan joule,,..yaitu rasa ini tidak akan dapat diciptakkan dan tidakkan pernah dapat musnahkan karena dirimu..rasa ini bagaikan rumus kimia senyawa.yaitu rasa ini terdiri dari beberapa unsur yang ada pada dirimu..dan kadang-kadang
Reading Time: