Syarif Miftahudin's Blog: Seni Budaya
Showing posts with label Seni Budaya. Show all posts
Showing posts with label Seni Budaya. Show all posts

Sunday, June 21, 2015

Teknik Tuang perunggu Kebudayaan Dongson
5:27:00 AM0 Comments
Perunggu merupakan perpaduan bahan tembaga dengan timah. Cara pembuatan alat dari perunggu ada dua.
a.   Teknik bivalve (Berulang)
Teknik bivalve dilakukan dengan menggunakan cetakan batu yang terdiri atas dua buah bagian, kemudian diikat menjadi satu, lelehan logam dituangkan, dan tunggu hingga beku. Setelah beku, cetakan dapat dibuka. Alat ini dapat digunakan beberapa kali.
b.   Teknik a cire perdue (Tuang Sekali )
Teknik a cire perdue adalah teknik untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit, seperti arca dan patung perunggu. Teknik ini diawali denganmembuat model dari tanah liat, selanjutnya dilapisi lilin, lalu ditutup lagi dengan tanahliat, kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga, sehinggaperunggu dapat dituang ke dalamnya. Setelah dingin cetakan tanah liat dapat dipecahsehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan. Disamping teknik cor ada jugateknik menempa yang bahan-bahannya berasal dari perunggu, tembaga, kuningan, perak,dan emas. Bahan tersebut dapat dibuat menjadi benda-benda seni kerajinan, sepertikeris, piring, teko, dan tempat lilin.

Saat ini banyak terdapat sentra-sentra kerajinancor logam seperti kerajinan perak. Tempat-tempat terkenal itu antara lain kerajinanperak di Kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana danMojokerto.Atau Teknik a Cire Perdue adalah cara membuat barang barangdari logam denganterlebih dulu membentuk tempat untuk mencetak logam sesuai dengan benda yangdibutuhkan. Tempat untuk mencetak logam sesuai dengan benda yang dibutuhkan.Tempat untuk mencetak logam itu ada yang terbuat dari batu,tanah liat, dan sebagainya.Pada tempat cetakan itu dituang logam yang sudah dicairkan dan setelah dingin cetakanitu dipecahkan, sehingga terbentuk benda yang dibutuhkannya. Barang-barang logam yang ditemukan sebagian besar terbuat dari perunggu.

Gambar Teknik a cire perdue

Teknik-teknik Seni Rupa
TEKNIK DAN BAHAN BERKARYA SENI RUPA TERAPAN
Teknik dan Bahan Karya Seni Kriya:

Ada beberapa teknik pembuatan benda-benda kriya yang disesuaikan dengan bahan. Alat dan cara yang digunakan antara lain cor atau tuang, mengukir, membatik, menganyam, menenun, dan membentuk.

1. Teknik cor (cetak tuang)
Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia, maka mulai dikenal teknik pengolahan perunggu. Terdapat beberapa benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu, kapak, bejana, dan perhiasan.
Teknik cetak pada waktu itu ada dua macam:

• Teknik Tuang Berulang (bivalve)

Teknik bivalve disebut juga teknik menuang berulang kali karena menggunakan dua keeping cetakan terbuat
dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan (bi berarti dua danva lve berarti kepingan). Teknik ini digunakan untuk mencetak benda-benda yang sederhana baik bentuk maupun hiasannya.

• Teknik Tuang Sekali Pakai (A Cire Perdue)

Teknik a cire perdue dibuat untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit, seperti arca dan patung perunggu. Teknik ini diawali dengan membuat model dari tanah liat, selanjutnya dilapisi lilin, lalu ditutup lagi dengan tanah liat, kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga, sehingga perunggu dapat dituang ke dalamnya. Setelah dingin cetakan tanah liat dapat dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan.
Disamping teknik cor ada juga teknik menempa yang bahan-bahannya berasal dari perunggu, tembaga, kuningan, perak, dan emas. Bahan tersebut dapat dibuat menjadi benda-benda seni kerajinan, seperti keris, piring, teko, dan tempat lilin. Saat ini banyak terdapat sentra-sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. Tempat-tempat terkenal itu antara lain kerajinan perak di Kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana dan Mojokerto.

2. Teknik Ukir

Alam Nusantara dengan hutan tropisnya yang kaya menjadi penghasil kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar seni ukir kayu. Mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir.
Di Indonesia, karya ukir sudah dikenal sejak zaman batu muda. Pada masa itu banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu. Benda- benda itu diberi ukiran bermotif geometris, seperti tumpal, lingkaran, garis, swastika, zig zag, dan segitiga. Umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius.
Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, Ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh. Karya seni ukir memiliki macam-macam fungsi antara lain:
Fungsi hias, yaitu ukiran yang dibuat semata-mata sebagai hiasan dan tidak memiliki makna tertentu.
Fungsi magis, yaitu ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual.
Fungsi simbolik, yaitu ukiran tradisional yang selain sebagai hiasan juga berfungsi menyimbolkan hal tertentu yang berhubungan dengan spiritual.
Fungsi konstruksi, yaitu ukiran yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan. Fungsi ekonomis, yaitu ukiran yang berfungsi untuk menambah nilai jual suatu benda.

3. Teknik membatik

Kerajinan batik telah dikenal lama di Nusantara. Akan tetapi kemunculannya belum diketahui secara pasti. Batik merupakan karya seni rupa yang umumnya berupa gambar pada kain. Proses pembuatannya adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian diproses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahapng lo rod yaitu penghilangan malam.

Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang dipakai untuk membatik pada umumnya sebagai berikut:
Kain polos, sebagai bahan yang akan diberi motif (gambar). Bahan kain tersebut umumnya berupa kain mori, primissima, prima, blaco, dan baju kaos.
Malam, sebagai bahan untuk membuat motif sekaligus sebagai perintang masuknya warna ke serat kain (benang).
Bahan pewarna, untuk mewarnai kain yaitu naptol dan garam diasol.
Canting dan kuas untuk menorehkan lilin pada kain
Kuas untuk nemboki yaitu menutup malam pada permukaan kain yang lebar.
Sesuai dengan perkembangan zaman, saat ini dikenal beberapa teknik membatik antara lain sebagai berikut:

Batik celup ikat, adalah pembuatan batik tanpa menggunakan malam sebagaia bahan penghalang, akan tetapi menggunakan tali untuk menghalangi masuknya warna ke dalam serat kain. Membatik dengan proses ini disebut batik jumputan.

Batik tulis adalah batik yang dibuat melalui cara memberikan malam dengan menggunakan canting pada motif yang telah digambar pada kain

Batik cap, adalah batik yang dibuat menggunakan alat cap (stempel yang umumnya terbuat dari tembaga) sebagai alat untuk membuat motif sehingga kain tidak perlu digambar terlebih dahulu.

Batik lukis, adalah batik yang dibuat dengan cara melukis. Pada teknik ini seniman bebas menggunakan alat untuk mendapatkan efek-efek tertentu.

Batik modern, adalah batik yang cara pembuatannya bebas, tidak terikat oleh aturan teknik yang ada. Hal tersebut termasuk pemilihan motif dan warna, oleh karena itu pada hasil akhirnya tidak ada motif, bentuk, komposisi, dan pewarnaan yang sama di setiap produknya.

Batik printing, adalah kain yang motifnya seperti batik. Proses pembuatan batik ini tidak menggunakan teknik batik, tetapi dengan teknik sablon (screen printing). Jenis kain ini banyak dipakai untuk kain seragam sekolah.

4. Teknik Anyam

Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari, seperti keranjang, tikar, topi dan lain-lain dibuat dengan teknik anyam. Bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti bamboo, palem, rotan, mendong, pandan dan lain-lain.

5. Teknik Tenun

Teknik menenun pada dasarnya hamper sama dengan teknik menganyam, perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. Untuk anyaman kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu, sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsi dan pakan.

6. Teknik membentuk

Penegertian teknik membentuk di sini yaitu membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut gerabah, tembikar atau keramik. Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya.

Teknik yang umumnya digunakan pada proses pembuatan keramik diantaranya:

a. Teknik coil (lilit pilin)

b. Teknik tatap batu/pijat jari

c. Teknik slab (lempengan)

Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil, lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak selalu simetris. Teknik ini sering dipakai oleh seniman atau para penggemar keramik.

d. Teknik Putar

Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentara keramik. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk- bentuk yang sama seperti gentong, guci dll.

e. Teknik Cetak

Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal, seperti alat alat rumah tangga piring, cangkir, mangkok gelas dll
Disamping cara-cara pembentukan diatas, para pengrajin keramik tradisonal dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres, seperti yang dilakukan pengrajin genteng, tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan.

SENI RUPA TRADISIONAL

Seni tradisional adalah unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu kaum/puak/suku/bangsa tertentu. Seni tradisional yang ada di suatu daerah berbeda dengan yang ada di daerah lain, meski pun tidak menutup kemungkinan adanya seni tradisional yang mirip antara dua daerah yang berdekatan.

Ciri-ciri
Penciptaannya selalu berdasarkan pada filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, bisa berupa aktivitas religius maupun seremonial.
Terikat dengan pakem-pakem tertentu.
Contoh
Wayang kulit, wayang golek, wayang beber, ornamen pada rumah-rumah tradisional di tiap daerah, batik, songket, dan lain-lain.

SENI RUPA MODERN

Seni rupa modern adalah seni rupa yang tidak terbatas pada kebudayaan suatu adat atau daerah, namun tetap berdasarkan sebuah filosofi dan aliran-aliran seni rupa.

Ciri-ciri
Konsep penciptaannya tetap berbasis pada sebuah filosofi , tetapi jangkauan penjabaran visualisasinya tidak terbatas.
Tidak terikat pada pakem-pakem tertentu.

Contoh
Lukisan-lukisan karya Raden Saleh Syarif Bustaman, Basuki Abdullah, dan pelukis era modern lainnya.

Seniman
Raden Saleh Syarif Bustaman, Abdulah Sr, Pirngadi, Basuki Abdullah, Wakidi, Wahid Somantri, Agus Jaya Suminta, S. Sujoyono, Ramli, Abdul Salam, Otto Jaya S, Tutur, dan Emira Sunarsa.

SENI RUPA KONTEMPORER

Seni Kontemporer adalah salah satu cabang seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Kontemporer itu artinya kekinian, modern atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini. Jadi seni kontemporer adalah seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang. Lukisan kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui. Misalnya lukisan yang tidak lagi terikat pada Rennaissance. Begitu pula dengan tarian, lebih kreatif dan modern.

Ciri-ciri
Tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman.
Tidak adanya sekat antara berbagai disiplin seni, alias meleburnya batas-batas antara seni lukis, patung, grafis, kriya, teater, tari, musik, hingga aksi politik.
Contoh
Karya-karya happening art, karya-karya Christo dan berbagai karya enviromental art.

Seniman
Gregorius Sidharta, Christo, dan Saptoadi Nugroho.

Seni Instalasi

Seni instalasi (installation = pemasangan) adalah seni yang memasang, menyatukan, dan mengkontruksi sejumlah benda yang dianggap bisa merujuk pada suatu konteks kesadaran makna tertentu. Biasanya makna dalam persoalan-persoalan sosial-politik dan hal lain yang bersifat kontemporer diangkat dalam konsep seni instalasi ini. Seni instalasi dalam konteks visual merupakan perupaan yang menyajikan visual tiga dimensional yang memperhitungkan elemen-elemen ruang, waktu, suara, pooja.


Tokoh :
pooja, Vito Acconci, Gustavo Aguerre, Artur Barrio, Sylvie Bélanger, Maurice Benayoun, Guillaume Bijl, Christian Boltanski, Christoph Büchel, Stefano Cagol, dll
Reading Time:
SENI BUDAYA : Seni Kriya
5:22:00 AM0 Comments
Kriya adalah cabang seni yang menekankan pada ketrampilan tangan yang tinggi dalam proses pengerjaannya. Seni kriya berasal dari kata “Kr” (bhs Sanskerta) yang berarti ‘mengerjakan’, dari akar kata tersebut kemudian menjadi karya, kriya dan kerja. Dalam arti khusus adalah mengerjakan sesuatu untuk menghasilkan benda atau obyek yang bernilai seni.
Seni kriya merupakan warisan seni budaya yang adi luhung, yang pada zaman kerajaan di Jawa mendapat tempat lebih tinggi dari kerajinan. Seni kriya dikonsumsi oleh kalangan bangsawan dan masyarakat elit sedangkan kerajinan didukung oleh masyarakat umum atau kawula alit, yakni masyarakat yang hidup di luar tembok keraton. Seni kriya dipandang sebagai seni yang unik dan berkualitas tinggi karena didukung olehcraftmanship yang tinggi, sedangkan kerajinan dipandang kasar dan terkesan tidak tuntas. Bedakan pembuatan keris dengan pisau baik proses, bahan, atau kemampuan pembuatnya.


Kriya bisa "meminjam" banyak pengetahuan dalam seni rupa murni seperti cara mematung atau mengukir untuk menghasilkan produk, namun tetap dengan tidak terlalu berkonsentrasi kepada kepuasan emosi seperti lazim terjadi misalnya pada karya lukis dan patung. Kriya juga lebih sering mengikuti tradisi daripada penemuan yang sering ditemukan secara individu oleh seorang perupa Kriya bisa berbentuk karya dari tanah, batu, kain, logam ataupun kayu.

A. UNSUR KARYA SENI KRIYA
Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Utility atau aspek kegunaan
Ø Security yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu.
Ø Comfortable, yaitu enaknya digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terapan.
Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
Ø Flexibility, yaitu keluwesan penggunaan. Barang-barang seni kriya adalah barang terap yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Barang terap dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.
2. Estetika atau syarat keindahan
Sebuah barang terapan betapapun enaknya dipakai jika tidak enak dipandang maka pemakai barang itu tidak merasa puas. Keindahan dapat menambah rasa senang, nyaman dan puas bagi pemakainya. Dorongan orang memakai, memiliki, dan menyenangi menjadi lebih tinggi jika barang itu diperindah dan berwujud estetik.

B. JENIS - JENIS SENI KRIYA
1.    Seni kerajinan kulit
adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah dimasak, kulit mentah atau kulit  sintetis. Contohnya: tas, sepatu, wayang dan lain-lain.


contoh seni kerajinan kulit yang terbuat dari kulit telur
2.    Seni kerajinan logam, ialah kerajinan yang menggunakan bahan logam seperti besi, perunggu, emas, perak. Sedangkan teknik yang digunakan biasanya menggunakan sistem cor, ukir, tempa atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Contohnya pisau, barang aksesoris, dan lain-lain.

contoh hasil kerajian logam tembaga dan kuningan khas Cepego

3.    Seni ukir kayu, yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir. Kayu yang biasanya digunakan adalah: kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka dan lain-lain. Contohnya mebel, relief dan lain-lain.


contoh seni kerajinan ukir kayu relief dari Jepara

4.    Seni kerajinan anyaman, kerajinan ini biasanya menggunakan bahan rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang, enceng gondok, dll. Contohnya: topi, tas, keranjang dan lain-lain.

seni kerajinan anyaman daun pandan

5.    Seni kerajinan batik, yaitu seni membuat pola hias di atas kain dengan proses teknik tulis (casting) atau teknik cetak (printing). Contohnya: baju, gaun dan lain-lain.


contoh seni kerajianan batik Kebumen
6.    Seni kerajinan keramik, adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya: gerabah, piring dan lain-lain.

contoh hasil kerajinan keramik Vas Shobido Koi

C. FUNGSI DAN TUJAN SENI KRIYA
1.      Sebagai benda pakai, adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung.
2.      Sebagai benda hias, yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya.
3.      Sebagai benda mainan, adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan.

D. CONTOH TOKOH DALAM SENI KRIYA 
PATUNG
1.      Dolorosa Sinaga (lahir di Sibolga, Sumatera Utara; 31 Oktober 1953) seorang pematung Indonesia. Karyanya banyak menampilkan keimanan, krisis, solidaritas, multikulturalisme, dan perjuangan wanita.
Karyanya cenderung memperlihatkan emosi tinggi yang khas, kebanyakan berwarna hijau dan memiliki bentuk sederhana. Kebanyakan figur berbentuk wanita.
salah satu hasil dari Dolorosa Sinaga yaitu :
hasil karya Dolorosa Sinaga yang berjudul " Lapindo Brantas "

2.      Nyoman Nuarta adalah pematung Indonesia dan salah satu pelopor gerakan seni rupa baru (1976). Ia lahir di Tabanan Bali pada tanggal 14 November 1951. Nyoman Nuarta mendapatkan gelarnya dari Institut Teknologi Bandung dan hingga kini Nyoman Nuarta menetap di Bandung.


hasil karya I Nyoman Nuarta yaitu patung wisnu yang ada di Bali

WAYANG

1.      Sagio mengelola tempat pembuatan wayang di Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Seorang masterpiece yang selama lebih dari 30 tahun bertekun dalam pembuatan wayang. Proses belajarnya dari sang ayah (Jaya Perwita) dan seorang pembuat wayang senior Kraton Yogyakarta (MB Prayitno) membuatnya mampu mengenal karakter setiap tokoh wayang. Pengetahuan mendalam yang berpadu dengan semangat cinta wayang yang telah tumbuh sejak usia 11 tahun membuatnya mampu menghasilkan wayang dengan kualitas ultra.  
   
    BATIK
Iwan Tirta

adalah seorang perancang busana yang terkenal di Indonesia.  beliau lahir di Blora, Jawa Tengah 18 april 1935 – meninggal di Jakarta pada tanggal 31 Juli 2010 pada umur 75 tahun. karyanya sudah sangat di kenal oleh masyarakat Indonesia maupun masyarakat dunia. beliau adalah lulusan dari London School of Economics dan Sekolah Hukum Yale. meskipun beliau belajar ilmu hukum namun hampir seluruh hidupnya didedikasikan untuk seni merancang batik.  hasil karya rancangannya terutama batik, telah digunakan oleh banyak kalangan atas di seluruh Indonesia. salah satunya adalah presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan dan Ibu Negara Nancy Reagan. 

  KERAJINAN ANYAMAN

 I Gusti Putu Geria adlah seorang ahli pembuat anyaman bambu, rotan, dan daun lontar. beliau telah bertahun-tahun menggeluti dunia kerjianan anyaman ini. sehingga karyanya sudah sangat terkenal di Indonesia. meskipun beliau belajar seni menganyam secara otodidak, namun karyanya sangat bersaing dengan pengrajin lainnya. ciri khas karya beliau yang merupakan keunggulan dari karya beliau adalah penggunaan warna  cokelat gelap (dark mahagony) yang memberikan kesan natural, antik dan anggun menambah kecantikan dan keindahan berbagai produk kerajinan anyaman itu. hasil anyaman karya beliau telah diekspor ke berbagai negara seerti Jepang, Amerika Serikat, dan Australia.
Reading Time:
Modul Seni Budaya : PAMERAN
5:19:00 AM0 Comments
Pengertian pameran adalah suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.
Dalam penyelenggaraan pameran diawali dengan pembentukan panitia pameran.Pembentukan panitia sangat penting karena perlu adannya pembagian tugas dalam penyelenggaraan pameran. Setiap seksi harus bertanggung jawab pada bidang tugas dan pekerjannya masing-masing. Selain itu, semua seksi harus berkoordinasi dengan ketua panitia. Ketua panitia adalah seseorang yang bertanggung jawab akan berhasil tidaknyapenyelenggaraan pameran.
Adapun susunan panitia pameran dapat disusun sebagai berikut ini.
1.     Pembimbing      : bertugas membimbing dan mengarahkan agar pameran dapat berjalan dengan baik.
2.      Ketua panitia    : bertanggung jawab atas penyelenggaraan pameran.
3.      Wakil ketua       : membantu ketua untuk memperlancar penyelenggaraan pameran.
4.      Sekertaris          : bertugas menangani urusan adminitrasi.
5.      Bendahara         : menangani bidang keuangan.
6.      Seksi Karya       : bertugas menyeleksi karya yang akan di pamerkan.
7.      Seksi display     : bertugas memasang dan mengatur karya yang akan dipamerkan.
8.      Seksi penjaga    : bertugas menjaga karya sekaligus sebagai pemandu (guide).
Reading Time:
JENIS DAN BENTUK KARYA SENI RUPA TIGA DIMENSI
5:16:00 AM0 Comments

Apakah pengertian karya seni rupa tiga dimensi?
Definisi karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau memiliki volume. Contoh karya seni rupa tiga dimensi adalah seni bangunan atau arsitektur. Lalu apa saja jenis-jenis karya seni rupa tiga dimensi?
Secara umum, kita bisa mengelompokkan karya seni rupa tiga dimensi menjadi dua, yaitu seni bangunan dan seni patung.
SENI BANGUNAN ATAU ARSITEKTUR
Karya seni rupa arsitektur yang termasuk seni rupa tiga dimensi antara lain candi, masjid, gereja, pura, klenteng, gapura dan lain-lain. Seni bangunan tersebut pada umumnya digunakan sebagai seni rupa terapan yang memiliki manfaat ganda, yaitu sebagai pemenuhan kebutuhan hidup dan juga kepuasan batin.
SENI PATUNG
Seni patung termasuk karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni patung telah dikenal di indonesia sejak berabad lamanya. Seni patung digunakan dalam peribadahan dan juga sebagai hiasan di dalam rumah. Saat ini kita mengenal beberapa cara teknik pembuatan patung, diantaranya adalah:
TEKNIK PAHAT
Teknik pahat dalam pembuatan patung adalah cara membuat patung dengan dipahat, dipotong dan dibor. Teknik pahat biasanya digunakan untuk membuat karya seni rupa berbahan keras, seperti kayu dan batu. Patung yang dibuat dengan teknik membentuk misalnya patung candi dan patung suku asmat.
TEKNIK MEMBUTSIR
Teknik membutsir adalah teknik membuat patung dengan cara membentuk langsung dengan tangan dan dengan cara mengurangi atau menambah bahan. Teknik membutsir ini digunakan untuk membuat karya seni rupa berbahan lunak seperti tanah liat.
TEKNIK CETAK ATAU COR
Teknik cetak atau cor yaitu teknik membuat patung dari bahan padat yang dicairkan dahulu kemudian dibentuk dengan alat cetakan dan dikeringkan sehingga padat kembali. Pembuatan seni rupa tiga dimensi dengan cara teknik cetak atau cor digunakan untuk pembuatan patung dari logam.
KARYA SENI RELIEF

Selain beberapa karya seni tiga dimensi diatas, sebenarnya masih ada jenis karya seni yang berupa relief. Karya seni relief merupakan perpaduan antara seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi. Karya seni relief pada umumnya dibuat dengan cara memahat, namun ada pula yang dibuat dengan cara lain. Contoh karya seni yang berupa relief adalah relief pada dinding candi dan kerajinan ukir kayu.
Reading Time:
MEMBUAT KARYA SENI RUPA TERAPAN
5:15:00 AM0 Comments
Intisari Materi
Dalam dunia seni rupa dikenal pembagian karya rupa berdasarkan material dan berdasarkan dimensi atau ruang. Berdasarkan material yang digunakannya, terdapat karya rupa yang terbuat dari logam, serat (benang), kayu, tanah sebagainya. Berdasarkan dimensi atau ruang, dikenal seni rupaduadimensidan tisfa dimensi. Dalam bab ini, akan dipaparkan petunjuk praktis dalam berlatih membuat karya seni rupa berdasarkan dimensinya, yakni seni rupa dua dan tiga dimensi.


A.     Seni Rupa Dua Dimensi
Seni Rupa dua dimensi adalah seni rupa yang secara visual (penglihatan) hanya dapat dinikmati (dilihat) dari satu arah pandangan saja. Seni yang termasuk kategori seni rupa dua dimensi antara lain seni lukis, kaligrafi, lukisan kaca, ilustrasi naskah, dan seni batik.
B.     Berlatih Menciptakan Karya Seni Rupa Dua Dimensi
Bentuk Karya Seni Rupa Dua Dimensi yang akan dibahas disini adalah Batik. Batik merupakan karya seni rupa dua dimensi yang istimewa karena jenis seni rupa ini merupakan karya asli Nusantara. Pada relief candi Budha dan Hindu tampak bahwa tokoh-tokoh yang digambarkan banyak yang memakai batik dengan berbagai motif. Bahkan pada masa prasejarah telah dikenal motif kawung, motif yang biasa terdapat pada gerabah yang ternyata digunakan dalam batik. Dengan demikian belajar membuat batik menjadi sangat penting.
Membatik berarti memberikan motif atau ragam hias pada selembar kain putih polos. Kain yang biasa digunakan diantaranya kain mori, brokolin, sutera, dan kain tenun tangan. Proses pembuatan batik terdiri atas beberapa tahapan, sebagai berikut:

1.      Kemplong.
Kain sebelum dibatik, sebelumnya dikemplong terlebih dahulu yaitu proses menghaluskan kain.
2.      Nglowong
Tahapan ini adalah menggamabar pada kain dengan menggunakan pensil sesuai dengan desain yang sudah direncanakan.
3.      Ngerengreng.
Tahapan ini adalah mulai membatik (menempelkan cairan lilin malam) dengan menggunakan canting tulis sesuai dengan gambar, atau menggunakan canting motif.
4.      Pewarnaan
Tahap pewarnaan ada dua yaitu diwidel (member warna biru tua/mbironi) dan kelir (member warna lain selain biru tua)
5.      Lorod
Tahapan ini merupakan tahapan menghilangkan lilin malam, yaitu dengan cara dicelupkan dalam air mendidih yang dicampur dengan soda as atau soda abu.
.
C.     Seni Rupa Tiga Dimensi

Seni rupa tiga dimensi adalah seni rupa yang secara visual (penglihatan) dapat dinikmati (dilihat) dari berbagai arah Seni yang termasuk kategori seni rupa tiga dimensi, antara lain seni patung, tembikar, dan seni sesajen.
D.     Berlatih Menciptakan Karya Seni Rupa Tiga Dimensi
Jenis karya yang dijadikan contoh pelatihan ini adalah keramik. Secara sederhana, keramik dapat diartikan sebagai benda yang terbuit dari tanah liat. Benda-benda itu sering disebut juga dengan istilah gerabah. Dalam buku Membuat Keramik, Nurdin lchsan (dosen keramik di Seni Rupa ITB) menjelaskan bahwa keramik adalah tanah Hai (lempung) yang dibakar pada suhu tertentu.sehingga secara kimiawi, tanah liat itu berubah menjadi suatu bentuk yang permanen. Dengan perkataan lain, jika pembakaran tanah liat telah melewati suhu 573 °C, tanah liat tersebut telah berubah menjadi suatu materi baru yang tidak dapat hancur dan rusak oleh air. Hal ini berarti pula bahwa pengertian keramik bukan pada bentuk, melainkan pada proses pembuatan suatu materi dari tanah liat hingga suhu tertentu.
Keramik dapat digolongkan ke dalam tiga golongan berdasarkan suhu bakarnya, yaitu:
1.         Earthenwdre, yaitu jenis keramik yang memiliki suhu matang antara 900-1100°C. Jenis ini umumnya memiliki daya serap 10-15%.
2.     Stoneware, yaitu keramik yang memiliki suhu matang sekitar 1200°C. Jenis int memiliki daya serap antara 2-5% dan memiliki kekerasan dan kekuatan seperti batu.
3.     Porselen, yaitu keramik yang suhu matangnya sekitar 1260°C. Daya serapnya yang berkisar antara 0 hingga 1°/0 serta kekuatan dan kekerasannya, membuat porselen menjadi pilihan industri.
Pada tahap awal latihan pernbuatan keramik, siswa tidak perlu sampai pada proses pembakaran. Namun, cukup sampai pada tahap pembentukan saja. Dengan tanah liat itu, siswa mampu membentuk berbagai macam benda, balk yang rriemiliki nilai fungsionai seperti cangkir dan piring serta barang-barang yang berfungsi estetis seperti bentuk yang menyerupai binatang dan lain-lain.

1.   Buatlah kelompok beranggotakan 3 orang. Lalu, buailah rancangan sebuah bejana dengan teknik pilin menggunakan tanah liat!
2.     Wajah sering sekali menjadi objek lukisan Para seniman, apalagi pelukis foto. Kepiawaian dalam melukis wajah, terutama dalam menggambarkan karakter wajah orang yang dilukis sangatlah penting. Untuk bisa melukis wajah dengan baik, ada empat tahap latihan yang dapat dilakukan. Pertama, buatlah lingkaran atau bola bergaris tengah kira­kira 1,5 atau 2 cm di atas kertas dengan menggunakan pensil.

LATIHAN SOAL I

I.          Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling benar!
1.        Yang tidak termasuk seni rupa dua dimensi yaitu
a.     seni lukis
b.     kaligrafi
c.     lukisan kaca
d.     sent batik
e.     tembikar

2.        Motif kawung dikenal sebagai motif dalam pembuatan
a.      gerabah
b.     batik       -
c.      lukisan kaca
d.     anyaman
e.      ukir
3.        Seni yang termasuk kategori seni rupa tiga dimensi adalah
a.     lukisan kaca
b.     lukisan wayang
c.     ukiran
d.     sesajen
e.      batik
4.        Batas minimal suhu yang diperlukan untuk mengubah materi tanah menjadi tembikar ialah
a.  573°C
b.  500°C
c.  475°C
d.  550°C
e.  400°C
5.        Pengertian keramik sebetulnya didasarkan pada hal ....
a. bentuk
b. proses pembuatan
c. jenis bahan
d. ragam hias
e. salah semua
6.        Stoneware adalah jenis keramik yang memiliki suhu matang sekitar
a. 1200°C
b. 800°C
c. 1000°C
d. 700°C
e. 900°C
7.        Porselen memiliki daya serap yang berkisar antara
a.   1-2%
b.   1-1,5%
c.   0,5-1%
d.   0-1%
e.   0-0,5%
8.        Diwidel adalah tahap pemberian warna batik dengan warna
a.hitam
b. biru tua
c.hijau
d. biru
e.hijau tua
9.        Akar pohon yang dapat digunakan sebagai zat pewarna dalam membatik adalah
a.   akar pohon palem
b.   akar pohon mahoni ,
c.   akar pohon mengkudu
d.   akar pohon damar
e.   akar pohon beringin
10.    Teknik canting dalam seni membatik adalah teknik
a.       melukis pola
b.      cap pada gambar
c.       sketsa ragam hias
d.      desain gambar
e.       pewamaan
11.    Garnbar atau lukisan untuk menjelaskan isi (misalnya sebuah naskah atau buku) disebut
a.  narasi
b.  ilustrasi
c.  deskripsi
d.  motivasi
e.  sketsa
12.    Menggambari kain dengan pensil atau arang dikenal dengan istilah
a.        Ngerengreng
b.        Ngelowong
c.         Alernbok
d.        Negrek
e.        Mensket
13.    Menempelkan cairan lilin dengan teknik canting tulis atau cap pada gambar yang telah dibuat disebut
a.    Nembok
b.    Negrek
c.     Mensket
d.    Ngerengreng
e.    Ngelowong
14.    Batik termasuk kategori karya
a.     dua dimensi
b.     tiga dimensi
c.     trimatra
d.     trigonal
e.     Ilustrasi
15.    Karya yang dibuat dari tanah liat (lempung) yang dibakar pada suhu tertentu, sehingga secara kimiawi, tanah liat itu berubah menjadi suatu bentuk yang permanen disebut
a.     batik
b.     keramik
c.     wayang
d.          corphya
e.          patung
16.    Seni rupa yang secara visual dapat dinikmati (dilihat) dari berbagai arah disebut
a.     trimatra
b.     trigonal
c.     ilustrasi
d.     dua dimensi
e.     tiga dimensi
17.    Berikut ini seni yang tidak termasuk kategori seni rupa tiga dimensi yaitu
a.     patung
b.     tembikar
c.     seni sesajen
d.     seni bangunan
e.     seni batik
18.    Bidang pada seni rupa dua dimensi adalah
a.          panjang dan lebar
b.         panjang dan dalam
c.          lebar dan dalam
d.         tinggi dan dalam
e.          tinggi dan panjang
19.    Seni rupa tiga dimensi memiliki ukuran
a.      panjang, lebar, dan.volume
b.      luas, isi, dan sudut
c.     panjang, sisi, dan sudut
d.    volume, panjang, dan sudut
e.    panjang dan lebar
20.    Jenis keramik yang memiliki suhu matang antara 900-1100°C dan umumnya memiliki daya serap 10-15% ialah
a.  stoneware
b.  earthenware
c.  porselin
d.  lilin
e.  brokolin


II.          Jawablah dengan jelas dan benar pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

1.      Dilorod adalah salah satu tahap dalam membatik. Jelaskan yang dimaksud dengan istilah itu!
2.      Pewarnaan dalam seni membatik terdiri dari dua tahap. Sebutkan dan jelaskan!                                      
3.      Keramik dapat digolongkan ke dalam tiga golongan berdasarkan suhu bakarnya. Sebutkan dan jelaskan!
4.      Apakah yang disebut stoneware?Jelaskan!
5.      Sebutkan tahap-tahap proses pembuatan batik!


LATIHAN SOAL II

I.         Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling benar!
1.      Karya seni rupa yang digunakan untuk kepentingan praktis adalah seni
a. murni
b. terapan
c. poster
d. profan
e. hiburan
2.      Pertama kali manusia mengenal dan menciptakan peralatan adalah untuk kebutuhan
a.       rekreasi
b.     estetik
c.     seni
d.         keindahan
e.         fungsional praktis
3.      Karya seni rupa yang tidak termasuk karya seni rupa terapan yaitu
a. lukisan
b. poster
c. iklan
d. ilustrasi
e.batik
4.      Karya seni yang penciptanya semata-mata untuk kepentingan ekspresi jiwa termasuk karya seni
a. estetik
b. spiritual
c. artistika
d. hiburan
e. keindahan
5.      Ragam hias yang diciptakan pada peralatan zaman purba adalah untuk kebutuhan
a.  Rekreasi
b.  keindahan
c. esetik
d. estetik
e. seni
6.      Di bawah ini yang tidak terrnasuk karya seni murni, yaitu
a.  seni patung
b.  desain seni
c.  seni grafis
d.  torso
e.  lukisan
7.      Kota batik merupakan sebutan untuk Kota ....
a.  Denpasar
b.  Cirebon
c.  Subang
d.  Bandung
e.  Pekalongan
8.      Teknik pewarnaan yang lazim digunakan pada pembuatan wayang kulit adalah
a.  celup
b.  dusel
c.  semprot
d.  sungging
e.  sablon
9.      Spanduk merupakan karya seni rupa terapan dua dimensi yang berfungsi sebagai media ....
a.  rekreasi
b.  komunikasi
c.  keagamaan
d.  pendidikan
e.  keindahan
10.  Kenyamanan dan kearnanan merupakan aspek yang harus dipertimbangkan dalam mencipta karya seni
a.  grafis
b.  ukir
c.  kriya
d.  pahat
e.  kontemporer
11.  Contoh karya seni yang berfungsi sebagai media sakral yaitu ... .
a.  patung arwah
b.  lukisan
c.  kursi ukir
d.  kain songket
e.  pintu gapura
12.  Teknik cetak tuang dapat diterapkan pada pembuatan karya seni
a. ukir
b. sablon
c. songket
d. lukis
e. patung
13.  Kepercayaan yang menganggap bahwa batu atau media gunung memiliki kekuatan gaib
disebut ..„
a.  animisme
b.  sekularisme
c.  dinamisme
d.  romantisme
e.  realisme
14.  Bahan yang dipakai untuk menghalangi masuknya warna pada kain dalam proses batik ialah
a.  naptol
b.  malam
c.  zat warna
d.  indigosol
e.  kapur
15.  Tenun ikat banyak dijumpai di daerah
a. Yogyakarta
b. Jawa Barat
c. NTT
d, Sulawesi
e. Lampung
16.  Jepara merupakan pusat seni kerajinan
a.  kuningan
b.  batik                                                                                    
c.  ukir
d.  tenun
e.  gerabah
17.  Tugu batu yang terdapat pada zaman purba digunakan Sebagai media
a. ekspresi
b. rekreasi
c. pemujaan
d. komunikasi
e. keindahan
18.  Kasongan merupakan daerah penghasil karya seni kerajinan
a. ukir
b. songket
c. gerabah
d. patung
e. batik
19.  Patung arwah, hiasan, dan benda keramat lainnya dipercaya memiliki kekuatan
a.     historis
b.     ekonomis
c.     magis
d.     strategis
e.     estetis
20.  Kain batik yang cara pembuatannya dengan dikuas disebut batik ....
a.  tulis
b. cap
c. modem
d. lukis
e. printing
21.  Hal berikut yang tidak termasuk aspek nilai fungsional seni rupa terapan, yaitu
a.    keluwesan
b.    kenyamanan
c.    kegunaan
d.    harga bahan
e.    keamanan
22.  Contoh benda yang termasuk seni rupa terapan tiga dimensi yaitu
a.    batik
b.    lukisan
c.    meja kursi
d.    wayang kulit
e.    topeng Bali
23.  Nilai kegunaan dan keindahan adalah hal terpenting ketika menciptakan karya seni rupa
a.    mumi
b.    dua dimensi
c.    tiga dimensi
d.    terapan
e.    tatah sungging
24.  Untuk mengetahui apresiasi masyarakat terhadap suatu karya seni perlu diadakan suatu
a.    perlombaan
b.    pameran
c.    seminar
d.    promosi
e.    lokakarya
25.  Materi, penjagaan, tempat, dan publikasi termasuk aspek yang dipersiapkan ketika pameran
a.               berlangsung
b.               berakhir
c.               dipersiapkan
d.               menjelang dibuka
e.               hampir selesai
26.  Ketika memamerkan karya tiga dimensi, hal yang kurang perlu diusahakan yaitu
a.          mengelompokkan atas dasar bahan bake
b.         meletakkan karya dengan jarak yang proporsional
c.          mempertimbangkan warna agar tercipta efek yang baik
d.         membuat sekat-sekat agar mudah menjaganya
e.          meletakkan karya dengan tata letak yang tidak membosankan
27.  Benda-benda seni yang berciri khas Islam antara lain ....
a. tembikar
b. kaligrafi
c. patung
d. anyaman
e. ukiran
28.  Tradisi membatik tidak berawal dari motivasi
a.     kegiatan sambilan wong cilik
b.    kornoditas
c.     tradisi kalangan bangsawan
d.    usaha dagang orang Cina
e.     ritual
29.  Dalam seni arsitektur, gedung ITB merupakan perpaduan gaya arsitektur
a.  Jawa dan Eropa
b.  Sunda dan Eropa
c.  Minangkabau dan Eropa
d.  Toraja dan Eropa
e.  Toraja dan Sunda
30.  Motif kinara adalah sejenis
a.        makhluk setengah manusia setengah burung yang melambangkan makhluk halus (dewa penghuni bumi)
b.        makhluk setengah manusia setengah burung yang melambangkan makhluk halus (dewa)
c.          penghuni langit makhluk setengah manusia setengah singa yang melabangkan makhluk halus (dewa)penghuni bumi
d.     makhluk setengah manusia setengah singa yang melambangkan makhluk halus (dewa) penghuni langit        
e.     makhluk setengah manusia setengah burung yang melambangkan makhluk halus (dewa) penghuni lautan
31.    Dari seni wayang bernapaskan Islam, lahirlah seiumlah jenis wayang. Wayang yang tidak bernapaskan Islam yaitu
a.     wayang kulit
b.     wayang beber
c.     wayang kayu
d.     wayang krucil
e.     wayang wong

32.  Pengaruh Cina terdapat pada batik yang dibuat di Pantai UtaraJawa. Gambar dan corak yang bukan pengaruh Cina yaitu
a.     menggunakan corak terang
b.     bergambar burung dan bunga
c.     bergambardaun
d.     bergambar batu
e.     bergambarawan
33.  Pada masyarakat prasejarah, lukisan cap tangan bagi suatu daera.h (tempat) bernnakna
a.   milik makhluk flatus yang pernah menghuni daerah tersebut sebelum kedatangan manusia
b.   penyerahan din pada daerah tersebut sebelum ditempati
c.   memohon izin pada penghuni tempat tersebut
d.   pernnohonan maaf pada makhluk halus yang menghuni tempat tersebut
e.   bahwa tempat tersebut belum pernah dihuni manusia
34.  Teknik canting dalam seni membatik adalah teknik
a.   melukis pola
b.   cap pada gambar
c.   sketsa ragam hiss
d.   desain garnbar
e.   pewamaan
35.  Batik termasuk kategori Karya
a. dua dimensi    b. tiga dimensi   c. trimatra     d. trigonal           e. Ilustrasi
36.  Berikut ini seni yang tidak termasuk kategori seni rupa tiga dimensi yaltu
   a. patung                                  c. seni sesajen                                e seni batik
b.  tembikar                               d. seni bangunan
37.  Gambar atau lukisah untuk menjelaskan isi (misalnya sebUah naskah atau bu'ku) disebut
     a. s narasi         b. ilustrasi        c. deskripsi      d. motivasi      e. sketsa
38.  Seni rupa tiga dimensi merniliki ukuran
a.   panjang, lebar, dan volume                             d. volume, panjang, dan sudut
b.   luas, isi, •dan sudut                                         e. panjang dan lebar
c.   panjang, sisi, dan sudut
39.  Menggambari kain dengan pensil atau arang dikenal dengan istilah .
a. ngerengreng    b. Ngelowong       c. nembok       d. negrek           e. menskef
40.  Janis keramik yang merniliki suhu matang antara 900-1100°C dan umumnya merni;iki daya serap 10.15% disebut
a. stoneware      b. earthenware                          c. porselin          d. lilin           e brokolin
41.  Seni yang tidak termasuk kategori seni rupa dua dimensi antara lain
a.seni lukis                                   c.ukisan kaca                              e. anyarnan
b. kaligrafi                                 d. Alustrasinaskata
42.  Menempelkan cairan lilin dengan teknik canting tulis atau cap pada .gambar yang telah dibuat disebut
a. nembok           b. negrek              c. inensket    d. Ngerengreng  e. ngelowang
43.  Seni rupa yang secara visual dapat dinikmati (dilihat) dari berbagai arah disebut
         a. trimatra                                         c. Trigonal                                 e. Ilustrasi
         b. dua dimensi                                 d. tiga dimensi
44.  Karya ini dibuat dari tanah liat (lempung) yang dibakar pada suhu tertentu, sehingga secara kirniawi, tanah liat itu berubah menjad suatu, bentuk yang permanen disebut
a batik                                            c. Wayang                                   e. patting
b keramik,                                      d. corphya
45.  Benda bertuah yang dijadikan jimat untuk melindungi pemakainya dari berbagai gangguan dan bahaya disebut
a. fetis                b. totem             c. rajah            d. mantra             e. jimat
46.  Totem pada umumnya berupa sosok
a.   setengah manusia setengah binatang
b.   sthengah-manuaia setengah dewa
c.   setengah dewa setengah iblis
d.   setengah dewasetengah burung
e.   setengah manusia setengah iblis
47.  Kompleks pemakaman keluarga raja dan para keturunannya merupakan bagian dari peninggalan peradaban
a.  Cina
b.  Islam.
c.  Hindu
d.  Buddha
e.  India
48.  Pewarna yang cukup tahan gosokan dan sinar matahari adalah
a. kunir                        c. indigosol                                  e. parafin          
b. lerak                        d. cat air
49.  Lukisan kaca pertama di Nusantara berkembang di lstana
a.Surakarta                  b. Yogyakarta           c. Bali                   d. Cirebon           -e. Mataram
50.  Fungsi utama seni anyaman adalah
a.   nilai estetis yang tinggi                                  d. sebagai hiasan semata
b.   komoditas ekspor yang laku                          e. memenuhi kebutuhan praktis
c.   sarana beribadah manusia


II.      Jawablah dengan jelas dan benar pertanyaan-pertanyaan di bawah
1.      Seniman ada yang tidak bebas dalam menyalurkan ekspresinya. Jelaskan alasannya!
2.      Karya seni rupa dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian. Sebutkan! Jawab
3.      Apakah yang dimaksud dengan seni murni?                             
4.      Jelaskan yang dimaksud dengan functional art!                        •       
5.      Bagaimana konsep karya seni terapan pada masa prasejarah?
6.      Sebutkan beberapa benda yang dibuat dengan teknik
7.      Jelaskan yang dimaksud dengan teknik tuang berulang (bivalve)!
8.      Jelaskan yang dimaksud dengan teknik tuang sekali pakai (a cire perdue)!
9.      Karya Seni ukir juga memiliki bermacam-macam fungsi antara lain sebagai berikut:
a.       fungsi hias,
b.      fungsi magis,
c.       fungsi simbolik.
Jelaskan masing-masing fungsi tersebut!
10.  Sebutkan beberapa tokoh seniman rupa Indonesia!

Latihan Ulangan Semester Gasal (Paket 2)
Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, d, atau e pada jawaban yang paling benar!
1.             Pada zaman prasejarah, sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan
materi yang sederhana seperti
a.  cat air                                     c. arang atau kapur                      e. tinta
b.  spidol                                    d. pensil
2.             Karya yang jarang muncul pada masa purbakala yaitu
a.   pohon                                    c. binatang                                  e. gunung
b.   manusia                                d. sarana transportasi
3.             Bentuk dari objek yang digambar tidak selalu serupa dengan aslinya. Hal ini disebut dengan
a.   khayalan                                c. pencitraan                                e. insting
b.   logika                                     d. nuansa
4.             Lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti dinding, lantai, kertas, atau kanvas.
Dalam pendidikan seni rupa modern di Indonesia, sifat ini disebut juga dengan
a.   dwimatra                               c. dimensi layar                          e. dimensional
b.   trimatra                                 d. layar datar
5.             Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan propaganda contohnya
a.      candi di Jawa
b.      peradapan Eropa
c.      lukisan Monalisa
d.      karya De Medici
e.      grafiti di reruntuhan Kota Pompei
6.             Berikut tokoh di bidang seni yang hidup bukan pada renaissance, yaitu
a.  Pablo Picasso                         c. Donatello                               e. Michaelangelo
b.  Tomassi                             d. Leonardo da Vinci
7.             Revolusi lndustri di lnggris telah menyebabkan mekanisasi di dalam banyak hal, termasuk seni lukis yang dikenal dengan istilah
a.   Art Nouveau                         c. •Kubisme ;                             e. Impresionisme
b.   Surealisme                            d. Romantisme
8.             Lukisan, karya-karya seni rupa, dan kriya pada zaman mekanisasi diarahkan kepada kurva‑
kurva halus yang kebanyakan terinspirasi dari
a.  bentuk hewan                                                        d. gunung
b.  keindahan garis-garis tumbuhan di alam               e.  air
c.  benda benda mati
9.             Seni lukis zaman kiasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan
a.    irnajinasi
b.    mistisisme
c.    Realisme
d.    pengembangan ilmu
e.    renaisance
10.         Aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu adalah ....
a.  lmpresionisme                        c. Surealisme                              e. Romantisme
b.  Art Nouveau                        d. Kubisme
11.         Ali ran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia adalah
a.  Surealisme                             c. Romantisme                         e. Art Nouveau
b.  Kubisme                              d. Impresionisme
12.         12. Salah satu tokoh terkenal dari Rornantisme adalah
a.   Donatello
b.   Affandi
c.   Raden Saleh
d.   Tomassi
e.   Leonardo da Vinci
13.         Tindakan menghindari peniruan objek secara mentah dalam seni lukis dikenal dengan istilah
a.  ldealisme                               c. Kubisme                                 e. Romantisme
b.  Surealisme                            d. Abstraksi
14.         Aliran Kubisme mempunyai tokoh yang terkenal yaitu
a.  Donatello                               c. Tomassi                                 e. Michaelangelo
b.  Pablo Picasso                     d. Leonardo de Caprio
15.         Lukisan yang kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi adalah lukisan
a.   Kubisme                                c. Impresionistfle                        e. Surealisme
b.   Romantisme                       d. Art Nouveau
16.         Salah satu jenis karya seni rupa Islam yang menonjol adalah....
a.   patung                                   c. hiasan keramik                       e. manik-manik
b.   kaligrafi                               d. relief candi
17.         Seni rupa modern Indonesia diawali oleh
a.  Raden Saleh Syarif Bestaman
b.  Dullah
c.  Tino Sidin
d.  Affand
e.  Basuki Abdulah
18.         Seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar, tinggi, dan volume disebut dengan
a.   seni rupa dwimatra                                     d. seni rupa kontemporer
b.   seni rupa trimatra                                         e. seni rupa modern
c.   seni rupa caturmatra
19.         Di Bali, seni ukir berperan dalam peristiwa dramatis, yaitu
a.   Kebyar                                                         d. Galungan
b.   Ngaben atau upacara pembakaran mayat     e. Nyepi
c.   Pakarena
20.         Lukisan dimaksudkan untuk meniru semirip mungkin bentuk-bentuk yang ada di alam banyak berkembang pada ....
a.  seni lukis zaman klasik                                      d. mekanisasi seni lukis
b.  seni lukis zaman prasejarah                               e. surealisme
c.  seni lukis zaman Renaissance
21.         Objek yang sering muncul dalam karya-karya purbakala adalah
a. dinding gua b. manusia              c. langit           d. bintang            e. awan
22.         Bentuk dari objek yang digarnbar tidak selalu serupa dengan aslinya. lni disebut dan itu sangat dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis terhadap objeknya.
a. citra               b. karsa              c. khayal          d. nuansa             e. konsep
23.         Seni yang dibuat hanya pada saat berlangsungnya upacara atau ritual disebut
a.  seni ukir                                 c. seni ilustrasi                            e. Seni anyam
b.  seni sesajen                            d. seni kaca
24.         Pada aliran seni ini pelukis berusaha untuk mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudia'n mengolah setiap bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu yang bisa dirasakan manusia tanpa haws mengerti bentuk aslinya. Aliran tersebut adalah ....
a. surealis           b. kubisme         c. romantisme  d. abstraksi         e. naturalisme
25.         Salah satu tokoh terkenal dari aliran kubisme adalah
a.   Paganini
b.   Basuki Abdulah
c.   Pablo Picasso
d.   Afandi.
e.   Salvatore Dali
26.         Perjamuan Terakhiradalah lukisan kerya
a.                                                                                                                                                                                                                  Vincent van Gogh                    c. Raphael Santi            e. Michaelangelo
b.                                                                                                                                                                                                                 Donatello d. Leonardo da Vinci
27.         Contoh karya seni rupa murni dua dimensi antara lain ....
a.seni patung          b. seni kerarnik         c. seni lukis          d. seni pahat          e. seni ukir
28.         Karya seni yang dirancang dengan tujuan fungsional, yaitu untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis adalah
a.     karya seni terapan
b.     karya seni rupa murni
c.     karya seni rupa abstrak
d.     karya seni rupa rancang bangun
e.     karya seni rupa modern
29.         Berdasarkan jenis klise (cetakan), seni grafis dibagi menjadi empat macam. Yang tidak termasuk dalam pembagian itu adalah
a.     cetak tinggi atau timbul (relief print)
b.     cetak dalam (intaglio print)
d.     cetak datar (planography print)
e.     cetak tembus atau saring (stencil print)
f.      cetak Photo (photo print)
30.         Unsur paling kuno yang digunakan dalam seni rupa adalah
a.     garis
b.     arah
c.     bangun
d.     wama
e.     ukuran

Jawablah dengan benar pertanyaan-pertanyaan di bawah in!!
1.          Jelaskan apa yang dimaksud dengan istilah berikut ini!
a.     Fetisisrne.
b.     Totemisme
2.          Apa yang Anda ketahui tentang seni ilustrasi naskah?
3.          Sebutkan bahan dasar pembuatan seni anyaman!
4.          Sebutkan beberapa kanja-karya seni rupa Nusantara!
5.          Jelaskan mengenai jenis patung yang ada di kawasan Nusantara!


Keyword : materi seni budaya kelas x xi xii 10 11 12 kurikulum 2013 terbaru sma smk contoh soal seni rupa

Reading Time: